Peringkat Ahli Nanoteknologi & Nanosains | Pemeringkatan Baru di Webometrics

UNIMUS | Baru-baru ini (05/12/2017) Isindro F Aquilo, seorang ahli perankingan di Cybermetrics Lab (Spanish National Research Council, CSIC) yang bermarkas di Spanyol, merilis Edisi Perdana (November 2017) pemeringkatan baru yaitu peringkat ahli-ahli Nanoteknologi & Nanosains, yang diambil dari profil publikasi penulis yang dapat diakses dan di index oleh Gopogle Scholar.

Beliau (Isindro) membagikan link pemeringkatan webometris ahli Nanoteknologi & Nanosains melalui akun twitter pribadinya
@isidroaguillo rilis ranking nano technology

Dijelaskan dalam link tersebut bahwa peringkat subjek pertama didasarkan pada data Google Scholar (hanya diambil dari profil publik penulis yang terbuka yang bisa di-index oleh Google Scholar) dari publikasi-publikasi yang berfokus pada Nanosains & Nanoteknologi. (Sangat disayangkan belum ada seorang pun ahli dari Indonesia yang masuk dalam perankingan ini).

Tidak termasuk tulisan-tulisan yang tidak dipublikasikan dan tidak bisa di index oleh mesin pencari tersebut. Perankingan edisi edisi ini dikumpulkan pada bulan November 2017, dan diambil sebanyak 1808 profil teratas yang memperoleh h-index google scholar lebih dari 20 (h-index => 20) dan banyaknya kutipannya. Akses hasil perankingan nya adalah : http://www.webometrics.info/en/node/198

Peringkat inidibiayai oleh the Project ACUMEN European Commission 7th Framework Programme, Capacities, Science in Society 2010. Grant Agreement 266632 and the CSIC Intramural 201310E040

Isindro memberikan informasi terbuka, jika ada informasi yang salah beliau meminta menghubungi via emali  ke alamat: isidro.aguillo@csic.es. Namun demikian disarankan kita untuk membaca Metodologi perankingan yang beliau buat terlebih dahulu.

Google scholar memang akses publikasi ilmiah terbuka yang bisa mmaberikan manfaat besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Saya yakin akan berbeda manfaatnya dibandingkan dengan akses-akses publikasi ilmiah yang tertutup dan dengan portal berbayar, karena akses tersebut akan susah diakses dan hanya oleh kalanganterbatas saja. [TIK Unimus]